Saturday, 31 December 2016

Rating


Ada hal unik yang saya dengar ketika menyaksikan Rogue One pekan lalu.

Dua kursi di kiri saya ada orang tua yang menonton bersama anak lelaki mereka. Ketika film baru mulai, si anak bertanya ke ibunya,

"Mah, itu tulisannya Remaja 13 Tahun ke atas ya?"

Wednesday, 28 December 2016

Rogue One



Rabu 21 Desember lalu saya nonton Rogue One: A Star Wars Story di XXI Duta Mall Banjarmasin. Tadinya janjian dengan beberapa teman, tapi berhubung masing-masing banyak alasan kesibukan, akhirnya saya nonton sendirian. Bukan masalah juga sebenarnya, karena sejak awal saya memang niat nonton film ini sendiri saja, biar lebih menghayati.

Sengaja juga saya ambil waktu nonton sebelum bagi rapor, karena setelah masuk liburan pastilah antrenya panjang sekali. Dan benar saja, hampir separuh kursi di studio 1 saat itu kosong. Ada untungnya juga ternyata menonton siang-siang saat hari kerja.

Saturday, 24 December 2016

Tentang Elstaraj



Di sekolah, selain mengajarkan bahasa Inggris, sesekali saya juga menyelipkan materi keterampilan ICT kepada anak-anak. Salah satu yang rutin saya berikan tiap tahunnya adalah tugas membuat dan mengirim e-mail.

Kenapa e-mail?

Monday, 12 December 2016

PC vs Laptop


Personal Computer (PC) punya sejarah panjang dalam perkembangan teknologi informasi, walau saat ini keberadaannya semakin tergeser oleh laptop dan gadget portable lainnya. Kali ini saya ingin sedikit mengenang PC yang pernah saya miliki.

Pertama kali saya punya PC itu tahun 2002, si Putih dengan prosesor Intel Pentium 4, memori 128MB dan harddisk 20GB. Sudah lumayan canggih lah di zamannya, walau nggak hebat-hebat amat. Si Putih ini banyak membantu masa-masa kuliah, kerja hingga menjelang kuliah lagi ke Jogja tahun 2010.

PC perdana yang penuh kenangan

Friday, 9 December 2016

Reblog




Jadi awalnya, tadi malam saya merapikan bookmarks Firefox. Setelah dipakai bertahun-tahun, ternyata cukup banyak tautan tersimpan di berbagai sudut. Dan entah kenapa saya teringat blog ini.

Sebagai blogger yang kian hari makin tak produktif, saya sedih juga. Blog utama makin jarang ditengok, apalagi mau diisi. Yang lebih parah lagi ya di Dashboard Blogger sini. Ada sepuluh (ya, sepuluh!) blog berbasis blogspot, sisa-sisa kejayaan main adSense, tak terurus dengan menyedihkannya.