Sunday, 5 February 2017

Final Fantasy I & II: Dawn of Souls (GBA)




2017 ini genap 30 tahun sudah usia waralaba RPG asal Jepang, Final Fantasy. Sejak seri pertama game besutan Square ini dirilis, hingga kini sudah 15 seri diproduksi, ditambah beberapa game spin-off dan puluhan remake di berbagai platform konsol.



Salah satu remake tersebut adalah Dawn of Souls, yang dirilis untuk Game Boy Advance pada 2004 silam. DoS adalah bundel dari game FF 1 dan 2 yang dipermak habis, khususnya tampilan grafik dan gameplay-nya, tentunya agar lebih menarik untuk dimainkan oleh generasi yang lebih muda. Meski demikian, jalan ceritanya masih sama seperti versi aselinya, dan musiknya juga tetap dipertahankan untuk menjaga nuansa nostalgia.

GBA adalah salah satu perangkat game handheld terpopuler yang pernah diluncurkan Nintendo. Saat ini tentunya sudah tak diproduksi lagi, seiring diluncurkannya Nintendo DS. Agar bisa memainkan ROM GBA di perangkat Android, saya memanfaatkan emulator GameBoid. Sejauh ini di Xiaomi Redmi Note 3 saya, emulator ini berjalan cukup lancar dan tidak menemui masalah berarti.

Dawn of Souls sendiri adalah hasil dari sekian kali remake dari Final Fantasy I dan II, dari NES, WonderSwan, PlayStation, hingga GBA. Dua game ini kebetulan (sayangnya) tidak dibuat versi SNES-nya. Padahal, seandainya ada, saya tentu lebih memilih memainkan versi SNES saja.

Untunglah, Dawn of Souls dibuat mirip seperti tiga seri FF era SNES: IV, V, dan VI. Desain sprite karakter, desain dungeon kota, peta, dan nuansa medieval-nya terasa mirip sekali. Dari segi grafik, tentu ini perbaikan dari seri aseli di NES yang tampilannya sangat, nganu, primitif... Meski begitu, kalau dibandingkan dengan game zaman sekarang, apalagi dengan FF XV, yaa game ini jadi terlihat jadul sekali.

Tapi tak mengapa lah, karena rencananya saya ingin memainkan game FF berurutan dari seri pertama. Yang penting adalah jalan cerita dan gameplay-nya sudah diakui bagus dan menantang.

Di postingan berikutnya rencananya saya akan mengulas masing-masing game, FF I dan II secara terpisah, tentunya setelah selesai menamatkan keduanya.



Credits: 
1. Dawn of Souls Box Art taken from The Gaming Wiki.

No comments:

Post a Comment