Skip to main content

Tape Recorder



Kemarin pas sesi membaca teks dan mencari kata-kata sulit, ada siswa yang nyeletuk nanya,

"Pak, tape recorder itu apa artinya?"



Saya jadi tersadar kalau ternyata mereka, anak-anak era 2017, sudah tidak lagi mengenal teknologi yang dulu merajai era 1980-90-an ini. Mereka kini hidup di era gadget Android dan Apple. Jadi, tidak salah kalau tape recorder menjadi istilah yang asing di telinga mereka.

Saat ini, memang sepertinya sudah jarang yang menggunakan tape recorder untuk mendengarkan musik. Kaset-kaset musik teronggok di rak, kalah oleh maraknya musik digital yang lebih praktis dengan kualitas suara juga jauh lebih baik.

Dulu dengan satu kaset saya bisa mendengar sekitar 12-an lagu. Itupun di tengah-tengah kita harus membalik kaset dari Side A ke B. Sekarang, satu ponsel Android harga di bawah sejutaan bisa menampung hingga ratusan lagu di memorinya, tanpa khawatir pitanya kusut.

Pada dasarnya memang teknologi akan terus bergerak maju, semakin mudah, semakin ringan, semakin cepat. Dan barang-barang dari era 90-an seperti telepon koin, game watch, pager, dan tape recorder akhirnya akan menjadi memorabilia yang sarat nostalgia, meski kini tak berfungsi lagi.


Credits: 
1. Photo “Vintage Cassete Recorder On The Table” courtesy of Radnatt (FreeDigitalPhotos.net)

Comments

Popular posts from this blog

Revisiting the Shrine

Lama tidak ke mari. Terlalu lama, malahan.

Usai terakhir posting bulan Maret lalu, ternyata terlalu banyak kesibukan dan kemalasan yang membuat blog ini tak terurus.

Sebenarnya berbagai kegiatan saya tahun ini sangat seru kalau di-blog-kan. Saya sempat ke Jogja hingga dua kali, menangani UNBK plus kena cacar, menjalani pelatihan di Pelaihari, melaksanakan PSB dengan sistem online dan zonasi, ditambah berbagai kegiatan di sekolah dan komunitas guru, hingga yang terakhir, ke Marabahan untuk mengisi diklat persiapan UN 2018.

Sayangnya ya itu, banyak kegiatan, ditambah malas update dan keasikan main game dengan hape baru, saya jadi lupa sama sekali mengurus blog ini.

Akhirnya hari ini tadi saya coba mengunduh aplikasi Blogger untuk Android. Siapa tahu lah bisa ada mood untuk menulis lewat hape.

Semoga postingan kali ini memicu saya untuk bisa lebih rajin lagi lah menulis.

Sekali lagi, semoga...

Credits: 
1. Photo “Black Pen With Brown Leather Cover Note Book” courtesy of nuttakit (FreeDigi…

Pengalaman Mengikuti Tes EPT di ULM

Kemarin siang saya mengikuti ujian English Proficiency Test (EPT), semacam tes untuk memprediksi skor TOEFL. Tidak ada kepentingan apa-apa sebenarnya, hanya saja, beberapa bulan lalu ada Mami diajak temannya yang mau ikut tes ini sebagai syarat melamar kerja. Nah, Mami kemudian mendaftarkan saya ikut tes di gelombang berikutnya. Sekian lama tidak dipanggil, akhirnya Rabu lalu pemberitahuan lewat SMS datang. Saya disuruh berhadir Jumat siang tadi jam 1.30.

Memperbaiki Thumbnails Foto yang Rusak di Laptop AMD Windows 8.1

Beberapa hari yang lalu, usai meng-install ulang Windows 8.1 di notebook ASUS X550ZE yang biasa saya gunakan, saya menemukan masalah ketika membuka file-file foto. Entah kenapa, thumbnail preview yang biasanya muncul di foto-foto tersebut sebagian ada yang hilang. Ada beberapa foto yang hanya berwarna hitam sehingga saya kira filenya yang rusak. Akan tetapi, file itu masih bisa dibuka dengan aplikasi penampil foto, dan tetap kelihatan normal.

Setelah gugling sebentar, saya simpulkan masalahnya ada di driver AMD Catalyst.